Habis baca Habits


Buku Habits baru saja saya rampungkan membacanya tadi sore. Kira-kira jam 5 buku datang, saya baca ba’da maghrib. Alhamdulillah jam 9.10 pm udah selesai. Gak nyangka saya bisa menyelesaikan baca buku secepat itu. Dalam hitungan jam saja udah dilalap semua tulisan ust. Felix😀

“How Master Your Habits” mengajarkan kepada kita bahwa semua yang kita lakukan 90% adalah habit, selebihnya dilakukan oleh otak sadar kita. Apa yang kita lakukan setiap hari dan orang luar biasa lakukan memang sudah terprogram. Semuanya dilakukan secara otomatis. Sayangnya itu berlaku untuk kebiasaan buruk Juga.

Habits bisa diciptakan kalau ada Latihan (practice) dan pengulangan (repetition). Dengan cara terpaksa atau gimana kalau dua-duanya saling bertemu pasti akan menghasilkan habits.

Habits bisa diciptakan sesuai kita ingini. Melakukan seperti orang lain yang anggap kita luar biasa itu mudah hanya dengan habits. Pesulap adalah yang ahli menutupi cara, dan memunculkan apa yang terjadi. orang yang tidak tahu caranya akan menganggap luar biasa, namun jika kita tahu caranya maka yang kita lihat dianggap biasa saja.

Saraf otak kita ibarat sebuah jalan, jalan yang menghantarkan akses informasi, semakin banyak jalan yang dibuat semakin banyak dan cepat akses informasi yang kita miliki, dan semakin sering kita melalui jalan itu semakin mudah dan hafal kita melewatinya. Begitupun dengan sistem saraf kita. kita tidak bisa melakukan satu hal hanya satu kali, harus dilakkannya berkali kali agar akses pembentukan jalan di otak kita detil. Maka jadilah habits yang dulunya sulit kita lakukan menjadi mudah dilakukan.

dalam buku Habits,  ada contoh sederhana yang menarik menurut saya. yaitu komik “one piece” episode pertama dengan ratusan episode sesudahnya ada perbedaan signifikan. karakter anime episode pertama dengan ratusan sesudahnya terlihat lebih detil karakternya dibandingkan dengan episode pertama. Karena si mangaka (orang yang membuat manga) sudah menjadi habits membuat karakter manga one pice. Disitu saya mendapat pemahaman, bahwa seorang ahli menjadi lebih ahli dengan habits (anaknya latihan dan kebiasaan)

Ada perbandingan luar biasa dari buku habit. Seperti Hewan yang tidak memiliki akal apalagi motivasi untuk melakukan ini itu, seperti yang banyak dilakukan hewan-hewan sirkus, semuanya bisa melakukan hal yang luar biasa. Kita tentu tahu bahwa mereka dilatih, pelatih sirkus tentu tidak melatihnya sekali dua kali, kita tidak tahu bagaimana susah payahnya pelatih melatih mereka, dan berapa banyak pelatih melatihnya. Tentu yang mereka lakukan (pelatih sirkus) dengan cara habits. Tanpa motivasi bahkan tanpa berpikir, gak mungkin hewan bisa mikir, bukan?

Mengetahui kenyataan tersebut kita harusnya mikir dong! Hewan-hewan saja yang tidak mempunyai pikiran dan motivasi bisa melakukan hal yang luar biasa, hal yang tidak pernah dilakukan binatang-binatang lain, bahkan manusia sekalipun. Apalagi kita yang mempunyai semuanya, memiliki kesmpurnaan segalanya, jelas harus lebih bisa😀

Dapat kita simpulkan bahwa menjadi apa yang kita inginkan tidaklah sulit, semuanya hanya memerlukan habits saja. Jadi janganlah heran dengan orang yang lebih ahli dari kita, jika kita inginkann tinggal melakukan habit apa yang sudah dia lakukan. Mudah bukan?

About Kholidun

sekarang lagi ingin terus dan terus belajar untuk menambah ilmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: