Contoh Makalah


Membuat makalah adalah kebutuhan pokok buat anak pelajar, terutama Mahasiswa. membuatnya akan terasa sulit jika waktu SMP/SMA tidak pernah membuatnya, hal ini sangatlah perlu kebiasaan, dimana jika waktu SMP/SMA kita mempelajari untuk membuat makalah dengan prosedur yang mudah dan simpel.

saat saya SMA memang pernah diajarkan membuat makalah secara ilmiah, tapi karena (mungkin) penjelasan guru yang sulit saya pahami dan (tentu) saya yang gak cepet paham, hehe

kira-kira ini Masalah eh Makalah maksudnya yang termasuk kriteria mudah dibuat namun mengena.

Cekibrot contohnya gan >>

BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang

Berenang merupakan olahraga ringan yang sangat dianjurkan untuk dipelajari dan rutin dilakukan. Karena selain murah, berenang ternyata merupakan olahraga yang paling mudah dan paling cepat untuk dipelajari dan bermanfaat untuk melatih seluruh otot tubuh. Anak-anak, hendaknya dilatih berenang, sebagai dasar dari berbagai macam olahraga dan pembentukan tubuh. Salah satu gaya berenang yang mudah diajarkan adalah gaya dada (gaya Katak) .

Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional (FINA), perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.

B.     Rumusan Masalah

  1. Apa Pengertian Berenang itu sendiri?
  2. Apa Pengertian dari Gaya Dada?
  3. Bagaimana Asal mula berenang Gaya Dada?
  4. Bagaimana tehnik lengan pada renang Gaya Dada?

C.    Tujuan

  1. Mengetahui pengertian berenang Gaya Dada
  2. Mengetahui Sejarah dari Tehnik Gaya Dada
  3. Dapat mempelajari Tehnik Lengan pada renang Gaya Dada


BAB II

PEMBAHASAN

 A.  Pengertian

1.      Berenang

Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air. Berenang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.

Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, danau, dan laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.

2.      Gaya Dada

Gaya dada biasa disebut sebagai gaya berenang yang paling mudah sekaligus paling nyantai. Hanya saja, paling lambat. Namun, saya ingin mengatakan bahwa gaya ini juga bisa cepat jika diperagakan dengan baik. Setidak-tidaknya bisa lebih cepat daripada gaya lain yang sebetulnya lebih cepat namun diperagakan dengan salah.

Gaya dada sebetulnya ada dua macam: gaya dada untuk sprint dan gaya dada untuk distance-swimming. Gaya dada jenis pertama lebih mengutamakan kecepatan, sedangkan jenis yang kedua lebih mengutamakan penghematan energi. Salah satu pembeda diantara keduanya adalah eksploitasi terhadap luncuran, yakni saat dimana tubuh dalam keadaan streamline, kedua kaki lurus rapat, kedua tangan menjulur lurus rapat ke depan, dan kepala berada didalam air dengan pandangan menghadap ke dasar kolam. Pada gaya dada untuk sprint tidak harus meluncur. Sebaiknya segera mengambil langkah baru, karena yang demikian ini akan membuat lebih cepat meskipun lebih melelahkan. Namun pada gaya dada untuk distance-swimming, hal tersebut akan menghemat tenaga dan akan terasa santai.

B.  Sejarah Berenang Gaya Dada

Manusia sudah berenang gaya dada sejak Zaman Batu seperti digambarkan dalam lukisan di Gua Perenang, dekat Wadi Sora, Mesir barat daya. Gerakan kaki gaya dada diperkirakan meniru gerakan berenang katak. Di lukisan dinding yang dibuat orang Assyria dan lukisan relief yang ditemukan di Babilonia

Pada tahun 1538, seorang profesor ilmu bahasa berkebangsaan Jerman bernama Nicolas Wynman menerbitkan buku berenang yang pertama, Colymbetes. Tujuannya menulis buku bukan untuk mempromosikan berenang, melainkan untuk mengurangi bahaya tenggelam. Meskipun demikian, buku tersebut berisi cara belajar gaya dada.

Pada tahun 1696, pengarang Perancis Melchisédech Thévenot menulis buku The Art of Swimming yang menjelaskan berenang gaya dada yang serupa dengan gaya dada sekarang ini. Salah seorang dari pembacanya adalah Benjamin Franklin.

Lomba renang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang memakai gaya dada. Dalam lomba renang tahun 1844 di London, sejumlah perenang suku Indian ikut serta. Perenang Inggris menggunakan gaya dada sementara perenang suku Indian berenang gaya bebas. Hingga tahun 1873, orang Inggris lebih senang berenang gaya dada.

Pada tahun 1875, Kapten Matthew Webb berhasil mencatatkan diri sebagai orang pertama yang berenang menyeberangi Selat Inggris. Selat selebar 34,21 km itu diseberanginya dengan berenang gaya dada selama 21 jam 45 menit.

Olimpiade St. Louis 1904 adalah Olimpiade yang pertama kali mempertandingkan nomor gaya dada secara terpisah untuk jarak 440 yard (402 m). Pada waktu itu diperlombakan nomor gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas.

C.    Tehnik Lengan pada Renang Gaya Dada

Tehnik lengan dalam gaya dada adalah: 1) lurus rapat kedepan dengan kedua telapak tangan bertemu satu sama lain – 2) kedua lengan sedikit direnggangkan selebar bahu dengan telapak tangan menghadap ke arah dasar kolam – 3) mengayuh, dengan lengan atas ditarik ke belakang dengan tetap dijaga tinggi (high-elbow) sementara lengan bawa membentuk sudut 90 derajat terhadap lengan atas  – 4) kedua telapak tangan ditarik ke depan dada, lalu kedua tangan kembali diluruskan ke arah depan sampai kedua telapak tangan bertemu satu sama lain. Perhatikan, selama keseluruhan gerakan tangan, jari-jari tangan harus dalam keadaan rapat untuk mengurangi tahanan air dan pada saat yang sama menambah gaya dorong ke depan sewaktu mengayuh.

kesesuaian antara gerakan kaki dan gerakan tangan adalah penting untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan kecepatan. Salah satu yang terpenting adalah, kedua lengan harus lurus rapat ketika kedua kaki juga lurus rapat. Ini adalah kondisi streamline dimana tubuh meluncur akibat gaya dorong yang ada. Semakin streamline tubuh  kita, maka semakin kecil tahanan air, sehingga semakin jauh pula  tubuh akan bergerak ke depan.

Disamping ketiga hal diatas, ada hal lain yang juga harus diperhatikan, yakni jangan terlalu lama menyembulkan diri keatas permukaan air. Artinya, begitu kepala menyembul keatas permukaan air dan mengambil nafas, sesegera mungkin masukkan kembali kepala kedalam air dengan cara segera menyorongkan kedua lengan lurus ke depan (entry).

Soal mengambil nafas, biasanya memang nafas diambil setiap langkah (yakni, setiap satu ayunan kaki). Namun, mungkin juga kita baru mengambil nafas setelah dua atau bahkan tiga ayunan kaki. Caranya, lakukanlah ayunan kaki tambahan sewaktu dalam keadaan meluncur.

Adapun drill yang bisa dilakukan untuk renang gaya dada antara lain sebagai berikut. Pertama, dengan menggunakan pelampung tangan, lakukan gerakan kaki gaya dada (gerakan kaki katak). Kedua, dengan menggunakan pelampung tungkai, lakukan gerakan lengan gaya dada.

Gerakan lengan terjadi ketika perenang melakukan gerakan meluncur ke depan, dimana bagian-bagian tubuh yang bekerja antara lain :

  1. sendi : articulatio humeri
  2. otot : m latisimus dorsi

origo : separuh bagian bawah processi spinosi columna vertebralis  sampai os sacrum dan crista iliaca

insertio : permukaan ventral os humerus di bawah tuberculum minus humeri

  1. sumbu : frontal
  2. bidang : sagital

pengungkit : jenis pengungkit ke 3 , yaitu gaya berada di antara beban dan sumbu.


BAB III

PENUTUP

 A.  Kesimpulan

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Tehnik Lengan pada Renang Gaya Dada adalah kesesuaian antara gerakan kaki dan gerakan tangan adalah penting untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan kecepatan. Salah satu yang terpenting adalah kedua lengan harus lurus rapat ketika kedua kaki juga lurus rapat. Ini adalah kondisi streamline dimana badan akan meluncur akibat gaya dorong yang ada. Semakin streamline tubuh kita, semakin kecil tahanan air, sehingga semakin jauh pula kita akan bergerak ke depan.


DAFTAR PUSTAKA

  1. http://abdurrosyid.wordpress.com/2009/06/02/renang-gaya-dada/
  2. http://carapedia.com/teknik_renang_gaya_dada_info2039.html
  3. http://rahmadkadaryantok52.wordpress.com/2010/06/26/analisis-gerak-cabang-olahraga-renang-gaya-dada/
  4. http://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_dada

 

 

About Kholidun

sekarang lagi ingin terus dan terus belajar untuk menambah ilmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: